gambar ku

gambar ku
Sedang jalan

Selasa, 03 November 2009

Fungsi Software

  • Fungsi software pengolah kata dijelaskan dengan benar.
  • Software pengolah kata dijalankan melalui perintah yang terdapat pada start menu, shortcut atau icon.
  • Berbagai software pengolah kata dioperasikan sesuai dengan SOP.
  • Perintah-perintah pengelolaan File Document, seperti: membuat dokumen baru, membuka dokumen, menyimpan dokumen, menyimpan dengan nama lain, keluar dari program aplikasi dijalankan dengan benar.
  • File Document disimpan menggunakan berbagai format antara lain : sxw (Text Document), doc (Ms Word), rtf (Rich Text Format), txt (Plain text), odt (Open Dokument), html (Web page)
  • File Document dijalankan dengan perintah-perintah editing sederhana antara lain : mengetik dan menyelipkan huruf/ kata/ kalimat, memformat huruf/font, text alignment, numbering, bullet, page break, penggunaan kolom, paragraf, border dan shading, format painter, edit, paste, cut, mail merge.
  • File Document diatur dengan perintah-perintah pengaturan antara lain: ukuran kertas, orientasi kertas (Potraid atau Landscap), margin.
  • Header dan footer, pemberian halaman, penomoran isian berulang diaplikasikan pada file dokumen.
  • Perintah-perintah pencetakan seperti print setup dan print preview diaplikasikan sesuai dengan parameter kertas dan printer.
  • File Document dicetak sesuai dengan parameter standar seperti mencetak semua halaman, halaman tertentu, halaman yang sedang aktif/diedit.

Sabtu, 25 April 2009

Tutor Teman sebaya

Tutor sebaya dikenal dengan pembelajaran teman sebaya atau antar peserta didik, hal ini bisa terjadi ketika peserta didik yang lebih mampu menyelesaikan pekerjaannya sendiri dan kemudian membantu peserta didik lain yang kurang mampu.
Alternatifnya, waktu khusus tiap harinya harus dialokasikan agar peserta didik saling membantu belajar matematika , bahasa atau pelajaran lainnya, baik satu-satu atau dalam kelompok kecil. Tutor Sebaya merupakan salah satu strategi pembelajaran untuk membantu memenuhi kebutuhan peserta didik. Ini merupakan pendekatan kooperatif bukan kompetitif. Rasa saling menghargai dan mengerti dibina di antara peserta didik yang bekerja bersama.
Tutor sebaya akan merasa bangga atas perannya dan juga belajar dari pengalamannya. Hal ini membantu memperkuat apa yang telah dipelajari dan diperoleh atas tanggung jawab yang dibebankan kepadanya. Ketika mereka belajar dengan “tutor sebaya”, peserta didik juga mengembangkan kemampuan yang lebih baik untuk mendengarkan, berkonsentrasi, dan memahami apa yang dipelajari dengan cara yang bermakna. Penjelasan tutor sebaya kepada temannya lebih memungkinkan berhasil dibandingkan guru. Peserta didik melihat masalah dengan cara yang berbeda dibandingkan orang dewasa dan mereka menggunakan bahasa yang lebih akrab.
Peran Tutor Sebaya dalam Membaca
Dalam membaca, pengajaran tutor sebaya sering digunakan untuk membantu pembaca yang lambat atau untuk memberikan tambahan membaca bagi semua peserta didik lebih muda.
Manfaat peran tutor sebaya :• Memberikan pengaruh positif, baik dalam pendidikan dan sosial pada guru, dan tutor sebaya.• Merupakan cara praktis untuk membantu secara individu dalam membaca• Pencapaian kemampuan membaca dengan bantuan tutor sebaya hasilnya bisa menjadi di luar dugaan (lebih baik).• Jumlah waktu yang dibutuhkan peserta didik untuk membaca akan meningkat
Dengan strategi ini. pembaca yang lemah mengambil manfaat dari perhatian yang tak terbagi. Guru sering tidak punya cukup waktu untuk memberikan bantuan individu seperti ini kepada tiap peserta didik. Namun, ini harus dijelaskan dengan seksama kepada tutor sebaya apa yang harus mereka lakukan. Tutor harus mengetahui harapan kepada mereka.
Tutor harus bekerja dengan peserta didik yang lebih muda dengan cara yang tenang, ramah, jujur, dan terhindar dari gangguan. Berikut ini contoh teknik strategi tutor sebaya dalam membaca, antara lain:
Teknik membaca berpasangan. Teknik ini berdasarkan pada membaca yang:a) mengambil alternatif membaca nyaring bersama oleh tutor sebaya dan peserta didik, kemudian peserta didik membaca sendiri, danb) menggunakan komentar positif untuk memperkuat membaca yang benar dan mandiri.
Melatih tutor sebaya, melalui:• memperkenalkan buku yang menarik minat baca;• menunda koreksi kesalahan dengan memberi kesempatan peserta didik selesai mencoba mengoreksinya sendiri;• mendiskusikan materi bacaan setelah dibaca; dan• mengecek kinerjanya sendiri sebagai guru, dan kemajuan teman sebaya dengan melengkapi kartu laporan melalui ceklis.

Sabtu, 22 November 2008

Ujian Mid Kelas I

Dinas Pendidikan Kota Medan
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Medan
Ujian Mid Semester

Mata Pelajaran : KKPI
Kelas : I (satu)

1 Sebutkan langkah (prosedur) mematikan komputer secara benar!
2 Sebutkan beberapa alat yang termasuk input device(peralatan input)?
3 Sebutkan 5 perintah internal DOS dan berikan contoh penulisannya!
4 Sebutkan 5 perintah eksternal DOS dan berikan contoh penulisannya!
5 Tuliskan langkah-langkah keluar dari DOS?
6 Periferal output yang menghasilkan hasil cetakan adalah ...............
7 Apa fungsi UPS ?
8 Bagaimana cara melihat seluruh program yang telah diinstal pada komputer?
9 Tuliskan perangkat komputer yang ada di sekolah

10 Apa nama peripheral berikut

Senin, 06 Oktober 2008

Strategi mengajar

Strategi mengajar
Driver dan Oldham dalam Suparno(1997:69) menjalankan beberapa ciri mengajar konstruktivis sebagai berikut.
1. Orientasi. Murid diberi kesempatan untuk mengembangkan motivasi dalam mempelajari suatu topik. Murid diberi kesempatan untuk mengadakan observasi terhadap topik yang hendak dipelajari.
2. Elicitasi. Murid dibantu untuk mengungkapkan idenya secara jelas de­ngan berdiskusi, menulis, membuat poster, dan lain-lain. Murid diberi kesempatan untuk mendiskusikan apa yang diobservasikan, dalam wu­jud tulisan, gambar, ataupun poster.
3. Restrukturisasi ide. Dalam hal ini ada tiga hal.
a). Klarifikasi ide yang dikontraskan dengan ide-ide orang lain atau teman lewat diskusi ataupun lewat pengumpulan ide. Berhadapan~­dengan idc-ide lain, seseorang dapat terangsang untuk merekonsslruksi gagasannya kalau tidak cocok atau sebaliknya, menjadi lebih yakin bila gagasannya cocok.
b). Membangun ide yang baru. Ini terjadi bila dalam diskusi itu idenya bertentangan dengan ide lain atau idenya tidak dapat menjawab ­pertanyaan-perlanyaan yang diajukan teman-teman.
c). Mengevaluasi ide barunya dengan eksperimen.Kalau dimungkinkan,_ada baiknya bila gagasan yang baru dibentuk itu diuji dengan suati. percohaan atau persoalan yang baru.
4. Penggunaan ide dalam banyak situasi. Ide atau pengetahuan yang telah dibentuk oleh siswa perlu diaplikasikan pada bermacam-macam situasi yang dihadnpi. Hal ini akan membuat pengetahuan murid lebih lengkap dan bahkan lebih rinci dengan segala macam pengecualiannya.
5. Review, bagaimana ide itu berubah. Dapat terjadi bahwa dalam aplikasi pengetahuannya pada situasi yang dihadapi sehari-hari, seseorang perlu merevisi gagasannya entah dengan menambahkan suatu keterangan ataupun mungkin dengan mengubahnya menjadi lebih lengkap.

Selasa, 23 September 2008

Pantun

Jalan jalan ke pulau seribu, makan jala ditengah sawah. Sudah sekian tak bertemu, sekali bertemu langsung marah

Sekilas Sekolahku

SMK Negeri 3 Medan adalah salah satu dari sekolah Kejuruan yang ada di Medan. Sekolah ini mengelola dua jurusan yakni: Kimia Analisa dan kimia Industri. Sekolah ini berlokasi di Jalan STM No 12 B Kampung Baru medan Sumatera Utara.